Sabtu, 25 Februari 2017

Terbangkan Jet tempur F-16, Letkol Ini Rela Terbakar Demi Hindari Permukiman Warga, Ternyata Dia Adalah...

Jet tempur F-16 milik TNI Angkatan Udara (AU) meledak dan terbakar di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. ‎Kendati demikian, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Agus Supriatna memberi apresiasi terhadap sang Pilot, Letkol Penerbang Firman Dwi Cahyono‎. 

Agus mengatakan, saat melihat ada masalah dalam mesin pesawat, Firman langsung mengarahkannya ke wilayah yang jauh dari pemukiman. 

"Penerbang dengan kecepatan untuk pit off, tapi belum lepas landas. Dia memutuskan untuk aborted take off. Karena pengereman tidak maksimum, daripada dia lewat (batas) runway, sementara kita tahu kalau sudah lewat runway di situ banyak perumahan, maka dia mengambil action dengan memutar pesawat," ujar Agus di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Kamis (16/4/2015). 

Manuver Firman yang 'banting setir' pesawatnya itu berimbas pada munculnya percikan api yang timbul dari gesekan roda dan aspal pembatas, terlebih tengki pesawat masih terisi penuh bahan bakar.

"Tapi karena pesawat masih full bahan bakar, terjadi percikan api di engine, juga terjadi kebakaran," kata dia. 

Keputusan Firman itu diapresiasi Agus. Upaya tersebut merupakan langkah tepat saat situasi darurat untuk meminimalisir jumlah korban atas insiden tersebut. 

"Saya menghargai pilot dengan action yang diambilnya itu. Tapi penerbang itu sendiri cepat keluar dari pesawat dan mengalami luka bakar di tangan dan sedikit di punduk," beber Agus. 

Terkait dengan kondisi Firman, ia bersyukur setelah dilakukan pengobatan di Rumah sakit dinyatakan selamat dan berangsur membaik. "Tadi saya lihat sendiri di rumah sakit, Alhamdulillah penanganan dokter yang cepat, pilot tersebut sehat," pungkas Agus.
F-16 hasil hibah Amerika Serikat yang diterima pemerintah Indonesia pada September 2014 itu meledak di Lanud Halim Perdanakusuma pada pukul 08.20 WIB. Pesawat meledak saat akan melakukan lepas landas di runway 6 Lanud Halim PK.

"Pesawat sedang persiapan take off, lalu setelah sampai di ujung landasan, pesawat tiba-tiba meledak dan terbakar," kata Hadi saat dihubungi Liputan6.com di Jakarta.

Hadi mengatakan, akibat insiden itu, pesawat mengalami kerusakan parah. F-16 dengan tail number TS-1643 yang diterbangkan Letkol Pnb Firman mengalami roda kiri copot dan seluruh bagian mesin terbakar. (Mut)

Sumber http://news.liputan6.com/read/2214924/letkol-firman-pilih-f-16-terbakar-demi-hindari-permukiman-warga

Pertama di Indonesia, Prajurit TNI dengan tangan Robot. Ada Cerita Mengharukan Dibalik Itu...

Serka Marinir Siswadi kehilangan kedua tanganya karena terkena ledakan granat. Saat itu, beliau yang sedang melatih 90 siswa latihan tempur melemparkan beberapa granat. Namun dari beberapa granat yang dilempar, ada tiga granat yang tidak meledak. Selepas latihan, Serka (Marinir) Siswandi kemudian melakukan pembersihan terhadap tiga granat itu.

Granat yang tidak meledak itu, ia tandai dan ia tunggu hingga 3 jam untuk penanganan. Hal yang mengerikan terjadi saat ia mengamankan granat tersebut. Tiba-tiba saja granat meledak yang menyebabkan kedua telapak tanganya hancur dan terpaksa harus diamputasi.
Teknologi tangan bionik ini merupakan teknologi hasil riset perusahaan Amerika dan Inggris. Tangan bionik ini mampu bergerak layaknya tangan sesungguhnya. Dengan tangan ini, orang yang kehilangan tanganya seperti Serka (Marinir) Siswandi kini mampu beraktivitas kembali menggunakan tangannya. Berbagai gerakan seperti menulis, bersalaman, mengambil makan ataupun minum bisa dilakukan dengan tangan bionik ini.
Pada Serka (Marinir) Siswandi, tangan bionik ini diaplikasikan dengan menempelkanya pada tanganya yang terputus. sensor yang ada di dalamnya merupakan alat yang digunakan untuk menggerakan tangan bionik Serka (Marinir) Siswandi. Melalui kontrol dari otak tangan bionic ini bisa bergerak sesuai perintah yang diberikan oleh otak.
Serka (Marinir) Siswandi beruntung bisa menjadi orang pertama di Indonesia yang menggunakan teknologi tangan bionik. Kini Serka (Marinir) Siswandi bisa kembali tersenyum bahagia karena bisa kembali beraktivitas dengan tangan bionicnya.

Tangan bionik ini harganya sekitar Rp 600 juta. Namun untuk sementara teknologi tangan bionik ini baru bisa diaplikasikan untuk mereka yang mengalami kecelakaan. Sedangkan untuk mereka yang mengalami cacat bawaan, tangan bionic ini belum bisa diaplikasikan.
“Meski dengan tangan robotic, saya ingin tetap mengabdikan diri sebagai seorang prajurit yang akan selalu siap dalam menjalankan tugas dengan baik,” ucap Siswandi.
Pria asli Bojonegoro itu juga berterima kasih kepada pihak RSAL karena membantu tangan bionik. Dengan tangan bionik itu, dirinya bisa melakukan kegiatan sehari-hari, seperti bantu bersih-bersih rumah, budi daya burung, makan dan minum ambil sendiri.
Sumber http://roda2blog.com/2015/06/04/serka-marinir-siswadi-prajurit-tni-dengan-tangan-robot-pertama-di-indonesia/

Miris..!! Masih Ingat Dengan Lovebird Kusumo Yang Legendaris ?? Ini Harga Taksiran Per Februari-Maret 2017

Berapakah harga dari lovebird kusumo? Hingga saat ini memang tidak ada angka pasti untuk harga lovebird kusumo ini, dikarenakan mas Sigit selaku pemiliknya sendiri sampai saat ini belum berniat untuk menjual lovebird kusumo ini, jadi bagaimana kita bisa mengetahui harganya kalau begitu.
Tenang saja walaupun tidak dijual, tetapi setidaknya kita tetap bisa mengetahui kisaran harganya melalu beberapa penawaran orang yang tertarik dan pernah untuk mencoba membeli lovebird kusumo ini. Dalam acara lomba kicau yang digelar dalam rangka hari jadi jawa tengah pernah seseorang menawar lovebird milik penghobi dari klaten ini.

Lovebird Kusumo di Tawar

Burung lovebird Kusumo adalah burung termahal yang pernah di tawar orang. Gak cuma nominal ratusan juta saja namun burung ini di tawar dengan harga Rp. 1.600.000.000,-. Semua orang pasti terheran-heran dengan harga yang cukup untuk membeli satu buah mobil sport ini. Maklum saja burung ini di hargai dengan harga segitu mahalnya karena burung ini mampu menghasilkan Rp 50.000.000 per minggu jika diikut sertakan lomba. Itu di hitung jika Kusumo ikut kontes sebanyak 8 kali main dan menang terus.
“Kusumo ini setiap lomba selalu menang, tadi ada yang menawar Rp. 1,6 M tapi tidak saya kasih”
Begitulah kurang lebih info yang saya dapat, bayangkan saja dengan harga Rp. 1,6 M saja tidak dilepas kebayang kan berapa harga burung fenomena yang satu ini.
Bahkan karena saking fenomenalnya lovebird kusumo ini ketika mendaftar lomba tidak sedikit peserta yang langsung mengundurkan diri dari pertandingan, karena burung yang sudah dikenal memiliki kicauan dahsyat ini memang setiap minggunya hampir pasti bisa memenangkan perlombaan. Itulah kenapa harganya sangat mahal.
Miris sekali ya bagi yang tidak punya cukup uang dan ingin memiliki lovebird legendaris ini?!

Jumat, 24 Februari 2017

Ikut Wamil, Menteri Tjahjo: Alumni IPDN Bisa Jadi Danramil

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mewajibkan seluruh praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) mengikuti pelatihan bela negara dan wajib militer.
Menurut Tjahjo, bela negara dan wajib militer sudah merupakan kebutuhan yang harus segera dilaksanakan di Indonesia. "Kalau negara membutuhkan, ada ancaman dari luar, (IPDN) sudah siap," ujar Tjahjo di Kementerian Pertahanan (Kemenhan), Jakarta, Kamis (1/11).
Mantan anggota Komisi I DPR tersebut menambahkan, setelah IPDN mengikuti wajib militer selama 8 bulan, maka para siswa IPDN tersebut bisa mengisi posisi di Komando Rayon Militer (Koramil). Apabila tenaganya dibutuhkan.
"Kalau posisi komandan koramil kosong, IPDN bisa masuk. Setidaknya dia bisa pegang senjata," katanya.
Sekadar informasi, wajib militer atau sering kali disingkat sebagai wamil. Artintya kewajiban bagi seorang warga negara berusia muda antara 18-27 tahun untuk mengikuti pendidikan militer guna meningkatkan ketangguhan dan kedisiplinan seorang. (cr2/JPG)
Sumber http://www.jawapos.com/read/2017/01/12/101753/ikut-wamil-menteri-tjahjo-alumni-ipdn-bisa-jadi-danramil

Penyebaran Pangkalan TNI, Komando Armada di Papua. Jenderal Gatot "Yang bisa tahun ini ya tahun ini dilakukan, segera mungkin"

TNI bertekad mendukung pemerintah dalam pembangunan nasional yang dimulai dari pinggiran dan tidak tersentralisasi. Komando Armada III TNI AL pun akan segera dibentuk.

Hal tersebut menjadi salah satu poin hasil Rapat Pimpinan (Rapim) TNI yang digelar selama empat hari. Presiden Joko Widodo meminta TNI mengantisipasi perubahan-perubahan global, termasuk persiapan dari dampaknya.

"Antara lain segera mengadakan penyesuaian penyebaran pasukan-pasukan dan pangkalan-pangkalan yang tidak tersentral di Jawa dan segera melaporkan kesiapan tersebut," ungkap Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo seusai Rapim TNI di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (19/1/2017) malam. 

Untuk itu, Gatot pun memerintahkan jajarannya segera menggelar rapim di masing-masing matra. "Segera lakukan rapim tingkat angkatan, baik AD, AL, dan AU. Segera lakukan percepatan untuk pembangunan, kontrak-kontrak sehingga membantu perputaran ekonomi," ucapnya.

"Dan yang penting adalah penyebaran dari pangkalan-pangkalan difokuskan pada tempat-tempat terpinggir agar bisa membuat sentra-sentra ekonomi baru," tambah Gatot.

Saat ditanya mengenai penyebaran pangkalan-pangkalan, Panglima TNI mengatakan ke depan pembangunan difokuskan pada pembentukan komando armada (TNI AL). Sedangkan pembentukan kodam-kodam (TNI AD) dan Komando Operasi (TNI AU) belum akan dilakukan dulu.

"Pembentukan kodam-kodam baru, kemudian koops baru tidak. Tapi (Komando) Armada baru. (Pembentukan) Armada III harus dilakukan," jelas jenderal bintang empat itu.

Saat ini TNI AL memiliki 2 Komando Armada, yaitu Komando Armada Barat (Koarmabar), yang berada di Jakarta dan Komando Armada Timur (Koarmatim). Pembentukan Komando Armada baru akan membantu pemerataan pembangunan dan ekonomi sesuai dengan harapan Jokowi, termasuk untuk menunjang program tol laut.

"Karena kita tahu kita (selama ini) hanya berorientasi pada Armada Timur saja. Maka perlu ada armada satu lagi, tempatnya di sekitar Papua," kata Gatot.

Pembentukan Komando Armada baru ini sebetulnya bukan rencana baru. Penambahan Komando Armada TNI AL itu sejalan dengan rencana pembentukan Kogabwilhan (Komando Gabungan Wilayah Pertahanan). Ini juga sudah masuk dalam rencana strategis (renstra) TNI untuk memenuhi minimum essential force (MEF).

Lalu kapan Komando Armada baru ini dibentuk? "Jadi semua pembentukan rencana ini harus dilaporkan kepada Presiden. Kemudian dianalisis dan diputuskan bersama-sama, baru dilangsungkan," jawab Panglima TNI belum bisa memastikan.

Meski begitu, Gatot yakin pembentukan Komando Armada di Papua akan segera terealisasi. Untuk mendukung ini, sejumlah Lanal di wilayah timur telah dinaikkan menjadi Lantamal.

"Yang bisa tahun ini ya tahun ini dilakukan, segera mungkin," tegas Gatot.

Sebelumnya sempat diberitakan, TNI AL direncanakan akan memiliki tiga Komando Armada dari yang sebelumnya hanya dua, plus satu komando pusat. Koarmatim yang berada di Surabaya disebut akan menjadi Komando Armada RI.

Sementara itu, rencananya Komando Armada Barat tetap berada di Jakarta, Komando Armada Tengah di Makassar, dan Armada Timur di Papua. Penambahan Komando Armada salah satunya juga terkait dengan pengamanan Laut Cina Selatan. (dnu/dnu)

Sumber https://news.detik.com/berita/3400769/penyebaran-pangkalan-tni-komando-armada-di-papua-segera-dibentuk

Berapa Nominal Santunan untuk TNI-Polri Jika Gugur Atau Tewas ?? Ternyata Gugur dan Tewas Itu Beda

Seluruh Anggota TNI atau Polri yang meninggal dunia dalam kategori gugur dalam bertugas akan mendapat santunan mencapai Rp 400 juta. Sedangkan yang meninggal dalam kategori tewas mendapat santunan Rp 275 juta.

Dikutip dari INDOPOS (Jawa Pos Group), ketentuan tersebut diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) 102 Tahun 2015 menggantikan aturan sebelumnya yakni PP Nomor 67 tahun 1991. 

“Sebelumnya, tidak ada kategori gugur dan tewas, hanya meninggal dalam dinas Rp 100 juta, itu pun berasal dari uang tabungan anggota itu sendiri,” kata Direktur Operasional PT Asabri Adiyatmika dalam keterangan pers, akhir pekan lalu.

Dia menambahkan, kategori gugur dan tewas ditetapkan oleh kepala institusi. Jika yang meninggal adalah anggot TNI, maka yang mengeluarkan status gugur adalah Panglima TNI, sedangkan jika anggota Polri adalah Kapolri.  

“Definisi Gugur adalah meninggal dunia dalam melaksanakan  tugas operasi di dalam atau luar negeri akibat tindakan langsung dari lawan. Seperti yang polisi menggerebek Narkoba di Bearland, tewas ditembak bandar, itu dikategorikan gugur,” imbuh dia.

Sedangkan kategori tewas adalah meninggal dunia dalam tugas dan dalam perintah dinas, namun bukan karena tindakan langsung lawan. Dia mencontohkan, para anggota Polri yang tewas saat Pesawat Skytruck jatuh di Batam beberapa waktu lalu dan anggota TNI yang pesawatnya jatuh di Papua termasuk dalam kategori tewas. Sedangkan di luar itu adalah meninggal dunia biasa. 

“Untuk korban pesawat Skytruck 13 orang sudah dibayarkan saat serah terima jenazah di Pondokcabe, masing-masing Rp 275 juta untuk santunan kategori tewas, dan Rp 30 juta untuk beasiswa anak,” tambah dia.  

Sedangkan untuk korban Hercules di Papua sebanyak 12 orang akan dibayarkan pekan ini di Malang, Jawa Timur. Dia mengatakan, jumlah peserta Asabri saat ini sebanyak 1,3  juta orang. Terdiri dari 936.000 anggota Polri, TNI, dan PNS dan 390.000 pensiunan.

Menurut dia, PP terbaru juga mengatur fasilitas pinjaman uang muka perumahan bagi TNI, Polri, dan PNS Kementerian Pertahanan. Jumlah besaran pinjaman uang muka Kredit Pemilikan Rumah, atau KPR yang disediakan maksimal Rp 40 juta.
“Fasilitas uang muka tergantung pangkatnya, mulai dari Rp 20 juta, Rp 25 juta, Rp 30 juta, Rp 35 juta, sampai dengan Rp 40 juta untuk perwira tinggi,” kata dia. 

Dia menerangkan bahwa salah satu cara bagaimana mengoptimalkan kepada peserta. Peserta dibayarkan pemerintah premi jaminan kecelakaan kerja dan kematian. Sama halnya dengan Jamsostek. "Kalau Beasiswa diberikan kepada 1 anak saja dan dipilih salah satu anak saja. Yang penting belum menikah dan masih sekolah," kata Adiyatmika. (ibl/yuz/JPG)

Sumber http://www.jawapos.com/read/2017/01/30/105991/santunan-untuk-tni-polri-gugur-rp-400-juta-tewas-rp-275-juta

10 Operasi Pasukan Khusus yang Disorot Dunia, Yang Nomor 5 Adalah...

Keberanian, kesabaran, dan strategi jitu adalah 'senjata' andal bagi pasukan elite di seluruh dunia kala menjalani operasi militer.

Taktik dan rencana tak akan terwujud jika tidak dilengkapi dengan kepiawaian para prajurit terpilih saat melakukan operasi militer. Melenceng sedikit, bisa-bisa nyawa jadi taruhan.

Para tentara yang menjalani operasi militer itu biasanya berasal dari pasukan  khusus yang dibentuk serta dilatih untuk melaksanakan misi perang non-konvensional, anti-teroris, pengintaian, dan pertahanan luar negeri.

Lazimnya, pasukan ini terdiri dari kelompok kecil yang sangat terlatih, bekerja secara mandiri dan 'siluman', berkecepatan tinggi, serta dipersenjatai dengan senjata khusus.

Operasi militer yang mereka lakukan biasanya bukan kasus biasa -- terkait dengan terorisme, penyanderaan dan lainnya yang membutuhkan keterampilan khusus.

Di antara operasi itu, kebanyakan mendunia seperti penggerebekan Bos Al Qaeda Osama bin Laden di lokasi persembunyiannya di Abbottabad, Pakistan. 

Berikut 10 operasi militer yang paling disorot dunia yang dilakukan oleh pasukan khusus, seperti Liputan6.com himpun dari  The Wondrous.com  dan berbagai sumberpada Senin (31/10/2016), termasuk pasukan elite Indonesia, Kopassus:

1. US Navy SEAL, AS

 Waktu menunjukkan pukul 23.35. Hampir tiba tengah malam pada 1 Mei 2016. Suasana sedikit riuh. Saat itu, Presiden Amerika Serikat Barack Obama akan mengumumkan hal penting yang dinanti warga Negeri Paman Sam selama 10 tahun.

"Dengan ini, saya laporkan kepada seluruh warga Amerika Serikat dan dunia bahwa pemerintah telah melakukan operasi penyerbuan," ujar Obama, seperti dimuat VOA.

"Dan Osama bin Laden, Si Pemimpin Al Qaeda yang bertanggung jawab atas kematian ribuan orang, wanita dan anak-anak yang tak berdosa, kini dinyatakan telah tewas."

Sebelum pengumuman resmi, ruang kontrol Gedung Putih dipenuhi oleh para petinggi AS. Mereka menatap layar detik-detik penyegerapan Osama di rumah persembunyiannya di Abbottabad, Pakistan.

Kala itu Osama ditembak pasukan elite Navy SEAL. Tepat di kepalanya.
US Navy SEAL (The United States Navy Sea, Air and Land) adalah pasukan khusus Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) yang didirikan pada era Presiden John F. Kennedy, tepatnya pada 1962.
Mereka yang terpilih menjadi anggota Navy SEAL dilantik setelah menyelesaikan pendidikan dasar Basic Underwater Demolition SEAL (BUD/S) dan program khusus yang disebut SQT (SEAL Qualification Training), baru kemudian berhak menyandang bed khusus the SEAL Trident.
Bed ini merupakan tanda pengenal buat anggota SEAL dalam pertempuran bersama dengan unit pasukan khusus lainnya.
Seragam lapangan Navy SEAL selalu dibedakan dari kesatuan/unit tempur yang didukungnya. Seperti pada Perang Vietnam, anggota SEAL menggunakan seragam kamuflase bermotif loreng macan.
Meski sudah kerap diterjunkan dalam misi khusus, keberhasilan menghabisi Osama bin Laden membuat nama Navy SEAL kian dikenal.

2. Alpha Group, Rusia

Pada 3 September 2004, sekelompok pria dan wanita bertopeng mengenakan sabuk berisi bahan peledak, menyerbu ke sekolah di Rusia, menembaki orang-orang di halamannya.
Kala itu murid-murid tengah berkumpul untuk upacara yang menandai awal tahun ajaran baru.
Para penyerang mengancam akan meledakkan sekolah jika pasukan keamanan menyerbu gedung. Anak-anak pun ditempatkan di jendela, dijadikan sebagai perisai hidup.

Mereka menyandera orang-orang di bangunan sekolah tersebut 3 hari lamanya. Dalam pembicaraan pada 3 September antara pemberontak dan mantan pemimpin Ingushetia, Ruslan Aushev, disepakati pembebasan 26 perempuan dan anak-anak.

Alpha Group atau Spetsgruppa "A" lalu dikerahkan untuk menyelamatkan para sandera. Namun, negosiasi berjalan alot dan berakhir dengan baku tembak serta ledakan.

Alpha Group atau pasukan khusus milik Rusia dibentuk pada 28 Juli 1974 oleh Komandan KGB, Yuri Andropov. Pembentukannya terinspirasi oleh serangan teroris di Munich pada 1972.

Pasukan tersebut juga dikerahkan untuk menangani pembajakan  Aeroflot Flight 6833 di Tbilisi, Georgia. Tim Alpha menggagalkan pembajakan tersebut dengan serbuan secepat kilat ke kapal terbang tersebut, menghabisi 3 pembajak dan menangkap lainnya yang hendak kabur. Lima sandera menjadi korban kala itu.

3. Kaibiles, Guatemala

Pasukan khusus Guatemala ini paling ditakuti di seluruh Amerika Tengah. Dibentuk pada tahun 1974 dengan tujuan untuk melawan milisi.

Saking piawainya pasukan ini, anggotanya dilibatkan dalam UN Peace Keeping Force atau Pasukan Perdamaian PBB dan ditempatkan di Kongo.

Operasi militer yang paling mematikan terjadi kala Kaibiles bergabung bersama PBB untuk menjaga perdamaian di Kongo. saat itu, 80 tentara khusus mencoba menangkap wakil komandan pemberontak, LRA, Vincent Otti pada tahun 2006.

"Sayangnya operasi itu salah taktik," kata anggota senior kepada Reuters. Delapan orang pasukan khusus Kaibiles tewas sementara target operasi gagal.

4. Sayeret Matkal, Israel

Pada 27 Juni 1976, maskapai Air France terbang dari Tel Aviv ke Paris membawa 247 penumpang dan 12 kru. Mereka berhenti sejenak, namun setelah beberapa menit terbang landas dari Yunani, di kabin terdengar suara orang saling berteriak.
Kapten Michel Bacos menyuruh chief enginer atau teknisi pesawat melihat apa yang terjadi. Rupanya, salah satu penumpang, Wilfried Bose membawa revolver dan granat. Ia tak sendirian, ada seorang perempuan yang juga berkomplot dengannya.
Bose adalah anggota Revolutionary Cells atau RZ, kelompok teroris yang ditakuti pada masanya. Bose dan kelompoknya meminta pembebasan 53 tahanan. Mereka memaksa pesawat pergi ke Uganda.

Sementara pesawat mendarat di Uganda, di Tel Aviv sejumlah persiapan operasi militer pembebasan penumpang yang mayoritas warga negara Israel dibuat.

Operasi dipimpin Yonatan atau Yoni Netanyahu. Mereka membawa empat Hercules dan dua Boeing 707 berisi 200 tentara elite Israel.

Rombongan itu terbang selama 8 jam di bawah radar. Ketika mendarat di Uganda, operasi itu terlihat kacau karena tak ada koordinasi dengan pemerintah setempat.

Yang terjadi justru baku tembak antara pasukan elite Israel dengan militer Uganda. Yoni lantas mengambil keputusan tepat, ia dan segelintir pasukannya masuk ke pesawat Air France membebaskan tahanan dengan menembak mati para teroris.

Seluruh teroris, 20 tentara Uganda, beserta 4 penumpang tewas. Sementara, Yoni, sang komandan, gugur dalam operasi itu.

Yoni tak lain tak bukan adalah kakak dari Ben Nitay alias Benjamin Netanyahu. Saat operasi militer berlangsung, Ben tengah menimba ilmu di Cambridge, Massachussetts, Amerika Serikat.

Kabar kematian diterima oleh Ben, kala pemuda itu tengah menikmati perayaan 4 Juli -- Hari Kemerdekaan ke-200 Amerika Serikat.

5. Kopassus, Indonesia

Pada 28 Maret 1981, pesawat maskapai Garuda Indonesia dibajak di Thailand. Pembajakan berdarah yang menelan korban jiwa ini merupakan yang pertama dalam sejarah penerbangan Indonesia.
Pagi itu, sekitar pukul 08.00 WIB, pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan 206 berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta ke Bandara Polonia, Medan.

Pesawat DC-9 Woyla itu transit di Pangkalan Udara Talang Betu, Palembang dan akan terbang ke Medan dengan perkiraan waktu sampai, yakni pukul 10.55 WIB.

Dalam perjalanan dari Palembang ke Medan, tiba-tiba 5 anggota kelompok ekstremis 'Komando Jihad' yang menyamar sebagai penumpang beraksi. Seorang pelaku menuju ke kokpit dan yang lainnya berdiri di gang antara tempat duduk pesawat. Dengan senjata api, mereka meminta pilot untuk menerbangkan pesawat ke Kolombo, Srilangka.

Pesawat sempat mendarat sementara di Bandara Penang, Malaysia untuk mengisi bahan bakar. Garuda Indonesia ini kemudian melanjutkan perjalanan ke Thailand dan mendarat di Bandara Don Mueang, Bangkok, Thailand. Di sini, klimaks pembajakan terjadi.

Para pelaku meminta agar anggota Komando Jihad yang ditahan akibat peristiwa Cicendo dibebaskan. Mereka juga menuntut uang sejumlah US$ 1,5 juta, pesawat untuk pembebasan tahanan dan terbang ke tujuan yang dirahasiakan.

Menanggapi hal itu, militer Indonesia memutuskan untuk mengerahkan pasukan Kopassandha (Nama satuan Kopassus saat itu) untuk melakukan penyergapan di bandara Thailand tersebut.

Pukul 02.30 tanggal 31 Maret, prajurit bersenjata mendekati pesawat secara diam-diam dan akhirnya berhasil melumpuhkan para teroris.

Namun dalam serbuan operasi kilat Grup-1 Para-Komando yang dipimpin Letnan Kolonel Infanteri Sintong Panjaitan, pilot pesawat Garuda, Kapten Herman Rante, dan Achmad Kirang, salah satu anggota satuan Para-Komando Kopassandha, meninggal dalam baku tembak.
Operasi penyelamatan ini disebut-sebut lebih heroik dibanding operasi Entebbe.

6. SSG, Pakistan

Pada 20 Februari 1994, 3 pria bersenjata dari Afghanistan membajak sebuah bus berisi 74 anak dan 7 guru di Peshawar, Pakistan.
Mereka meminta bus itu untuk melaju ke kedutaan Afghanistan di Islamabad. Ada 61 sandera dibebaskan, sisanya tetap dalam bus. Para pembajak minta makanan dikirim ke Kabul sebagai tebusannya.
Sehari kemudian, sejumlah pasukan elite Pakista, SSG, menyerang kedutaan Afghanistan dan menewaskan 3 sandera itu.

7. Delta Force, AS

Pasukan elite Amerika Serikat, Delta Force disebut-sebut memiliki peran penting saat invasi Irak pada 2003.

Mereka berhasil masuk Baghdad dengan menyamar, mengawal serangan udara dan menjalin hubungan dengan warga lokal. Tak hanya itu, pasukan khusus itu berhasil merusak saluran komunikasi.

Setelah berhasil masuk, Delta Force bermarkas di Baghdad dan berhasil menangkap Letnan Jenderal Abid Hamid Mahmud al-Tikriti. Ia adalah tangan kanan Saddam Hussein.

Pasukan elite ini kemudian berhasil menangkap anak-anak Saddam.

Saddam sendiri ditangkap pada 13 Desember 2003. Lebih dari 600 pasukan khusus dikerahkan untuk mencari diktaktor Irak untuk kemudian digantung hingga tewas.

Belakangan, sepeninggal Saddam, Irak kini nyaris tak 'bertuan'. Sejumlah kota penting dikuasai oleh ISIS dan konflik horizontal pecah.

8. SAS, Inggris

Serangan teroris terjadi di jantung ibukota Inggris, London. Kala itu 30 April 1980, 6 pria Iran bersenjata menyerbu kedutaan Iran di London.

Mereka berhasil melumpuhkan petugas keamanan kedutaan dan menyandera 26 orang. Salah satu sandera adalah wartawan BBC yang tengah membuat visa.

Teroris itu menyebut dirinya 'Democratic Revolutionary Front for Arabistan' . Mereka memprotes tekanan di Khuzestan oleh pemimpin Iran saat itu Ayatollah Khomeini.

Mereka juga menuntut pembebasan 91 tahanan militer serta pesawat terbang untuk membawa mereka beserta sandera keluar Inggris.

Kenekatan para teroris itu membuat pasukan elite Inggris, SAS turun tangan. Sambil mempelajari blue print kedutaan, mereka menamakan operasi itu Operasi Nimrod.

Sehari setelah penyanderaan, salah satu pembajak menembak mati warga Iran. Kebijakan Inggris yang lebih mengetengahkan dialog akhirnya luntur. Tim Cobra dari SAS bertindak cepat menggunakan senjata api masuk ke kedutaan.

Saat pemimpin kelompok itu sibuk negosiasi dengan polisi, tim Cobra masuk ke dalam kedutaan. Hanya 1 orang teroris yang hidup, sisanya tewas.

9. Eko Cobra, Austria

Pasukan elite Austria disebut Eko Cobra. Mereka berhasil menggagalkan pembajakan pesawat di langit Nigeria.

Kala itu pada Agustus 1996, empat anggota Cobra tengah berada di pesawat Aeroflot Tupolev 154 mengawal tahanan dari Lagos.

Salah seorang napi berhasil lepas dan mengancam kru dengan pisau meminta agar ia diturunkan di Jerman atau Afrika Selatan.

Namun, berkat kesigapan 4 tentara, napi itu berhasil diringkus.

10. SAS, Australia

Tentara elite Australia, SAS, terlibat dalam perang di Afghanistan. Negara Kanguru itu terlibat di kawasan dari 2001 hingga 2014.

Pada 2 September 2008, kala tengah berpatroli dengan tentara AS, 2 tentara SAS berhasil menyelamatkan rekan-rekannya dari serangan Taliban.

Keduanya diganjar medali Victoria Cross karena keberhasilannya menyelamatkan nyawa tim dan menghancurkan pasukan Taliban.

Sumber http://global.liputan6.com/read/2639805/10-operasi-pasukan-khusus-yang-disorot-dunia-ada-kopassus-ri

Kamis, 23 Februari 2017

Batal Temui Dewan Pertimbangan MUI, Inilah Kejadian yang Dialami Panglima TNI

Kalangan pewarta telah mendapatkan pesan berantai pada Rabu (22/2/17) pagi terkait pertemuan antara Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dengan Dewan Pertimbangan MUI di Gedung MUI Jalan Proklamasi No 51 Menteng Jakarta Pusat.

Namun, secara mendadak, ada pembatalan dari pihak sekretariat TNI sesaat sebelum pertemuan berlangsung.Padahal, sejumlah protokoler TNI sudah hadir di ruangan.

Demikian pula pengurus ormas Islam yang hadir dalam Rapat Pleno Dewan Pertimbangan MUI serta pengurus Dewan Pertimbangan, seperti Prof. Dr. Din Syamsuddin, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, Prof. Dr. Didin Hafidhuddin, dan lain sebagainya.

Pembatalan kehadiran Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo sendiri disampaikan oleh Sekretaris Dewan Perimbangan MUI KH. Noor Ahmad. Ia menyatakan, pihak sekretariat TNI menyampaikan pembatalan karena adanya pengunduran rapat dengan Presiden Jokowi.

"Sekretaris Dewan Pertimbangan MUI Noor Ahmad mengatakan, sekretariat TNI telah mengabarkan tidak jadinya Panglima untuk datang ke MUI. Noor menuturkan, ketidakhadiran itu karena rapat bersama Presiden Jokowi diundur pukul 15.00, sehingga tidak bisa hadir ke MUI." lansir Republika, Rabu (22/2/17).

Sebagaimana diketahui, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo memang dekat dengan kaum Muslimin dan ulama. Panglima TNI terkenal dengan ungkapannya, "Umat Islam adalah benteng terakhir NKRI," dalam sebuah diskusi di stasiun televisi beberapa bulan lalu. [Om Pir/Tarbawia]

Sumber http://www.tarbawia.com/2017/02/batal-temui-dewan-pertimbangan-mui.html